Eci Handayani

Web Developer, Day Dreamer & Sunset Chaser
   Review

Wardah Perfect Red Lip Palette

30 May 2012

Ini adalah lip palette kedua keluaran wardah yang gue beli. Palette pertama yang berjudul Choco Aholic, yang warna-warnanya *sesuai judul* bernuansa coklat.

ChocoAholic
ChocoAholic

Karena puas dengan yang sebelumnya, gue beli yang kedua, namanya perfect red, a range of red lipstick dengan jenis matte & exclusive

IMG_0809.jpg


Dari kiri ke kanan: Matte 08, Matte 03, Exc 23, Exc 42, Matte 11, Exc 46, Exc 35, Exc 38

Tampilan depan

Tampilan depan

Tampilan dalam

Tampilan dalam

Ingredients

Ingredients

PROS:

  • Murah. Harga <= Rp. 50.000,- dapet 8 warna
  • Halal
  • Lipsticknya yang exclusive gak bikin bibir kering
  • Lumayan awet warnanya

CONS:

  • Kulit luar kemasannya gampang ngeletek.

    Begini jadinya

    Begini jadinya

  • Yang matte kering bener di bibir gue
  • Kuasnya meskipun awet tapi kurang oke untuk pengaplikasian

beli lagi? of course! *dengan catetan harganya gak naik*

   Review

Wild Romance (2012)

29 May 2012
Wild Romance

[rating: 3/5]Tentang seorang bodyguard perempuan yang jatuh cinta pada kliennya. Tentang Park Mu Yeol (Lee Dong Wook), atlet baseball terkenal yang diteror sama pemuja rahasia. Juga tentang pertentangan batin Yu Eun Jae (Lee Si Young), bodyguard konyol yang harus mengawal bintang olahraga musuh bebuyutan klub baseball favoritnya.

Lee Si Young yang sebelumnya gue kenal wajahnya dari Naughty Kiss sebagai perempuan kampus populer, di Wild Romance cukup “dapet” memerankan bodyguard tomboy. Meskipun baru mulai keliatan menariknya di episode 3, serial 16 episode ini gak boleh dilewatkan. Lucu, ringan, konyol tapi juga bikin penasaran dengan misteri-misteri penguntit Mu Yeol. Bumbu kisah romantis (yang kadang-kadang nggak romantis juga) antara Eun Jae & Mu yeol jadi daya tarik tersendiri (buat gue). Lee Dong Wook yang bisa tampil ganteng abis bisa jadi super bodoh dengan gaya ketawanya -sampe rasanya pengen ikutan ngejitak-, sukses bikin gue betah nonton serial ini.

   Review

Omo Chicken Jakarta

30 March 2012

Makan siang kali ini nyobain Omo! Chicken di Central Park. Restonya nggak terlalu besar ada terasnya juga *tapi tampaknya angin cukup kenceng kalo duduk di luar*, jadi kita milih duduk di sofa dalem aja sambil nonton video clip artess-arteess k-pop di lcd tv besar yang dipasang di salah satu dinding resto. Sementara di dinding satunya lagi dipajang beberapa bingkai foto. Juga ada boneka ayam kuning maskotnya Omo di tiap meja, lucu buat foto-foto :D.

Kali ini gue pesen menu baru yaitu Kimchi Ramen yang sepaket sama Barley tea dan nyokap pesen Combo Chicken, yang berisi 4 potong chicken wing, nasi, salad dan kripik singkong + barley tea. Untuk ayamnya ada pilihan rasa Hot, Soya dan Tomato yang bisa dipilih kombinasinya.

Menu andalan Omo chicken ini emang enak sih, ayamnya digoreng kering pake canola oil daaann gak pake MSG. Porsinya pas walaupun harganya mungkin sedikit lebih mahal daripada restoran ayam lainnya. Barley teanya juga seger, apalagi boleh re-fill *cihuy*. Untuk menu baru ramen ini menurut gue rasanya kurang nendang. Nggak pedes (mungkin cocok buat yang gak doyan pedes ya) buat gue gak jreng gitu. Mie yang digunakan juga kayak mi instan, tapi kimchinya enak. Meskipun demikian kuahnya masih lebih baik daripada kuah rasa mi instant ditambah saos yang ada di resto lain.

Yang bikin gue penasaran sebenernya adalah menu Tteokbokki & Rice Ball nya, melihat banyak yang pesen rice ball. jadi kapan-kapan kalo balik lagi mau pesen rice ball ah.

Omo! Chicken

  • Gandaria City – Main Street UG-30. Tel: 2905 2883
  • Central Park Mal – Level 3 – 121