Eci Handayani

Web Developer, Day Dreamer & Sunset Chaser
   Random

Jumat pagi di sebuah radio di Jakarta sedang dibahas tentang target menikah. “Umur berapa lo nargetin untuk nikah? Bila sudah, sesuaikah sama target?”. Lalu gue wondering around, Do you have to put marriage as a target in life? Menurut gue kok ya jadi gak adil ya. Karena kemudian ada cerita yang berkisah tentang seorang perempuan yang menargetkan umur sekian untuk menikah, saat deadline hampir tiba dia bingung memilih untuk nerima perjodohan oleh orangtuanya (dengan lakilaki bermasa depan cerah tapi dia gak cinta) for the sake of TARGET Umur atau menunggu orang yang dia cintai untuk siap menikahi dia.

Kenapa nikah harus ditargetin? kenapa harus diberi batasan umur? kenapa harus pusing sama omongan orang sekitar? kenapa juga nikah harus dijadiin tujuan hidup?It’s our life right? not theirs. Gak ada yang bisa jamin kehidupan akan lebih baik jika menikah, begitu pula sebaliknya.

Menurut gue sebuah pernikahan itu idealnya dilaksanakan karena -yes it is so cliche- Cinta dan tanpa diikuti alasan selain itu. Sedih aja kalo liat ada yang mau kawin karena merasa udah ketuaan, merasa butuh status, merasa diomongin orang sekitar so they grab any available men around.

   Random
Line
« 
 »