Eci Handayani

Web Developer, Day Dreamer & Sunset Chaser
   Kdrama / Review

Seri Korea yang udah pernah diputer di Ochannel beberapa waktu lalu sepertinya cukup menarik untuk ditonton di liburan akhir tahun kali ini. Dua puluh episode, cukup panjang untuk ukuran drama seri Korea yang biasanya berakhir di episode ke-16. Bercerita tentang Shin Mi Rae (Kim Seon Ah), perempuan sederhana, pekerja keras yang cerdas tapi konyol. Dari seorang warga desa biasa kemudian menjelma menjadi juara pertama sebuah kontes kecantikan berjudul Miss Bandaengi (Bandeng? Ikan Herring sih maksudnya). Pertemuannya dengan Jo Guk (Cha Seung-won), seorang politikus karismatik yang berbadan yahud *ngiler*, pinter dan sama-sama konyol, membuat Mi Rae berani mencalonkan diri menjadi Walikota Inju City. Ada juga Min Joo Hwa (Choo Sang Mi), perempuan kaya anggota dewan yang meskipun nyinyir dan jahat tapi sebenarnya baik cuman anak manja aja. Lee Jung Do, suami joo Hwa yang juga rekan kerja Mi Rae di City Hall. Ada lagi Soo In (Lee Jeon Hyeok), asisten pribadi nya Jo Guk yang cakep 🙂
Di episode-episode awal banyak joke-joke “cerdas” yang gampang dicerna, tapi semakin ke belakang agak ribet nyimak dialog mereka sambil bolak-balik baca subtitle. The City Hall menggambarkan bagaimana hukum begitu ditegakkan di Korea Selatan, para pegawai negeri sipil dan para pejabatnya yang sangat patuh pada peraturan, seperti larangan menyuap pemilih saat sedang kampanye, bahkan memberikan makanan saja bisa dianggap suap. Lewat seri ini jadi tau kalo rakyatlah yang berkuasa di Korea. Karena walikota dan dewan kota dipilih oleh rakyat, maka mereka bertanggung jawab penuh dan takut pada rakyat yang memilih mereka. Tentu saja jauh berbeda dengan di sini.
Well anyway, alesan utama tertarik sama seri ini ya karena si Jo Guk nya keren lama-lama, cara bicara, ketegasannya dan bisa-bisanya jatuh cinta sama Mi Rae yang biasa, narsis dan konyol itu. Seperti seri Korea pada umumnya, banyak adegan yang manis banget kayak gula meskipun ada beberapa scene yang gue skip-skip tapi lumayan buat ngisi waktu liburan 🙂 o ya satu lagi, soundtracknya (Horan Of Clazziquai – Booranhan Sarang (Uncertain Love)) ini enak dan passs banget.

Line