Eci Handayani

Web Developer, Day Dreamer & Sunset Chaser
   Travel

Pertengahan Juni lalu, kami sempat mencoba LRT Jakarta dari Velodrome ke Kelapa Gading. Sebelumnya daftar online dulu, tapi pada hari H ternyata bisa langsung datang ke stasiun LRT. Hanya menunjukkan KTP kemudian mengisi data diri boleh deh naik LRT, meskipun jalur antreannya dibedakan dari yang sudah daftar online.

Stasiun LRT Velodrome berada di seberang Arion dan di samping Velodrome Jakarta. Halte terdekat Transjakarta untuk ke stasiun ini adalah halte Pemuda Rawamangun. Skybridge yang menghubungkan halte Transjakarta dan Stasiun LRT belum selesai dibangun sih, jadi nyebrang pake zebracross. Tapi sepertinya lebih nyaman nyebrang di zebracross, karena jembatan penguhubungnya lumayan muter dulu dan agak jauh.

Kartu Single Trip

Di stasiun LRT ada escalator untuk naik dan tangga untuk turun. Saya sih gak lihat ada lift. Mungkin di bagian lain (?) Sampai di lobi kami antre sebentar untuk menunjukkan QR code yang di-scan petugas di hp nya kemudian diberikan kartu single trip yang nanti setelah di-tap out di stasiun tujuan harus dikembalikan ke petugas di pintu keluar.

Tersedia toilet, toilet untuk difabel dan mushola di Stasiun. Stasiunnya lebih ringkes daripada MRT sedangkan untuk pindah peron tersedia escalator dan tangga.

Ada dua sampai 4 rangkaian gerbong dalam tiap kereta. Meskipun di papan informasi tertulis 5 menit, tapi waktu kami di Stasiun Kelapa Gading waktu tiba kereta belum tepat. Interior kereta masih bersih, tapi di peron banyak sticker kuning panduan antre yang sudah terkelupas.

Waktu yang ditempuh dari Velodrome ke Kelapa Gading yang berjarak kurang lebih 5km sekitar 11 menit saja melewati 6 stasiun. Singkat sih dan rasanya dekat, tapi kalo liat jalan biasa di bawah sih, ya mendingan naik LRT.

Line
« 
 »